Executive Overview

Ringkasan kondisi stunting DKI Jakarta untuk pengambilan keputusan · Mei 2026 · Seluruh DKI Jakarta

Dashboard Pengendalian Stunting DKI Jakarta

Alat bantu pengambilan keputusan bagi pimpinan daerah untuk memantau, menganalisis akar penyebab, dan mempercepat program pemerintah dalam pengendalian stunting di DKI Jakarta. Dashboard ini menyajikan data status gizi balita, ibu hamil, cakupan layanan, anggaran lintas sumber, serta capaian program lintas OPD ke dalam satu layer, sehingga akar penyebab tiap wilayah dapat dibaca dan ditindaklanjuti secara terukur.

  • • Membaca 'mengapa' angka stunting suatu wilayah terjadi, bukan sekadar angkanya
  • • Memastikan intervensi tepat sasaran dan tepat sumber anggaran
  • • Memantau OPD yang sesuai target maupun yang tertinggal

Pengguna: Gubernur, Wakil Gubernur, Bappeda, dan Kepala OPD terkait

Prevalensi Stunting

16.8%

1.4dari periode lalu · Target 14%

Balita Stunting

138.490

1.4dari periode lalu

Ibu Hamil KEK

12.780

Capaian Target Intervensi

78%

4.2dari periode lalu

Balita Terdata

824.350

Wilayah Risiko Tinggi

12kec.

Program Intervensi Aktif

27

Cakupan Posyandu

91.2%

Tren Prevalensi Stunting

Persentase balita stunting, 12 bulan terakhir

Komposisi Risiko Balita

Status gizi balita DKI Jakarta

824.350

Total Balita

Normal
73.4% 678.420
Berisiko
6.8% 62.410
Stunting
15% 138.490
Stunting Berat
4.9% 45.030

5 Wilayah Prioritas Teratas

Peringkat berdasarkan prevalensi

1

Cilincing

Jakarta Utara · 18.420 balita

24.6%

Tinggi

2

Penjaringan

Jakarta Utara · 21.340 balita

23.1%

Tinggi

3

Kep. Seribu Selatan

Kep. Seribu · 1.120 balita

22.7%

Tinggi

4

Koja

Jakarta Utara · 16.980 balita

22.4%

Tinggi

5

Cakung

Jakarta Timur · 22.150 balita

21.8%

Tinggi

Peringatan & Deteksi Dini

Butuh perhatian

Prevalensi naik 3 minggu berturut-turut di Cilincing

Dari 22.1% → 24.6%. Disarankan intervensi gizi & sanitasi segera.

Cakupan Posyandu Penjaringan turun ke 78%

Target >= 90%. Koordinasi Sudinkes Jakut perlu dilakukan.

Stok PMT Balita Cakung tersisa < 15 hari

Pengadaan ulang oleh Dinkes diperlukan minggu ini.

12 kecamatan masih di atas target nasional 14%

Wilayah dominan: Jakut & Jaktim.

Program 'Jakarta Bebas Stunting' capai 78% target

Selangkah lagi mencapai target Q2 2026.

Dasar & Sumber Data

  • e-PPGBM (Kemenkes): Pencatatan & pelaporan gizi berbasis masyarakatBulanan
  • Survei Status Gizi Indonesia (SSGI): Survei nasional prevalensi stuntingTahunan
  • Susenas, BPS: Data sosial ekonomi: kemiskinan, pendidikan ibuTahunan
  • Sistem PAM Jaya & Dinas LH: Cakupan air bersih perpipaan dan sanitasi layakTriwulan
  • e-Budgeting / laporan realisasi OPD: Realisasi program & penyerapan anggaran per OPDBulanan

Skala Penilaian Prevalensi Stunting

Acuan: Ambang batas WHO & target nasional 14% (Perpres 72/2021, RPJMN 2024)

  • Rendah (< 14%) Sudah mencapai di bawah target nasional, pertahankan.
  • Sedang (14–20%) Di atas target nasional, perlu intervensi terjadwal.
  • Tinggi (> 20%) Ambang 'tinggi' menurut WHO, prioritas intervensi segera.